MEMANAS! Gelombang Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPRD SBD: Kinerja Sekwan Jadi Sorotan, Sudah 2 Kali, Ada Apa?
Dalam tata tertib dan fungsi pengawasan legislatif, dokumen evaluasi semesteran merupakan hak setiap anggota dewan sebagai bahan pertimbangan dan pengawasan anggaran, sehingga sekretariat dewan harus distribusikan sebelum rapat dilangsungkan.
Bahkan, ditemui seusai rapat, beberapa anggota dewan mengeluhkan soal keterlambatan pendistribusian dokumen rapat penting yang sedang berlangsung. Mereka mengakui kalau belum didistribusikan oleh sekretaris dewan.
Bukan hanya fokus pada capaian angka-angka realisasi anggaran pemerintah, sorotan tajam para legislator justru mengarah pada kinerja sekretariat DPRD yang dinilai bermasalah dan tidak optimal dalam mendukung fungsi kelembagaan dewan.
“Pimpinan, ijin pimpinan, ini sidang yang sangat-sangat terhormat. Apa yang dibacakan oleh pemerintah, bisa sesuai dengan yang kami pegang, supaya kami bisa awasi, bukan hanya omon-omon saja. Jadi kami minta sekwa untuk berikan kami juga apa yang sedang dibacakan oleh pemerintah,” kata salah satu anggota DPRD Frkasi Perindo, Stefanus Sosa ketika melakukan interupsi.