MEMANAS! Gelombang Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPRD SBD: Kinerja Sekwan Jadi Sorotan, Sudah 2 Kali, Ada Apa?
Selanjutnya, interupsi juga dilakukan oleh Fraksi PAN, Alnfonsus Yamba Kodi. Ia menegaskan kalau dari sejumlah anggota DPRD Fraksi PAN tidak ada satu pun yang memegang nota pengantar realisasi anggaran semester pertama tahun 2026 yang dibacakan oleh pemerintah.
“Jadi kita skors, dokumen itu di copy lalu bagikan kepada kami, saya sudah tanya kawan-kawan, mereka bilang tidak ada, atau memang tidak ada dokumennya?,” tegas Alglfon.
Hal yang sama juga dikomentari oleh Fraksi Golkar, Heri Pemu Dadi. Ia juga meminta supaya rapat tersebut diskor supaya sekretariat bisa menyediakan dokumen yang sedang dibacakan oleh pemerintah.
Kendati mendapat hujan interupsi, pembacaan nota realisasi anggaran semester pertama tahun 2026 tetap dilanjutkan, seusai pimpinan rapat mendengar keputusan dari sejumlah fraksi yang meminta supaya rapat tetap dilanjutkan.***