Memutus Rantai Silent Killer: Misi Pemerintah Sumba Barat Daya Menekan Malaria Dari Desa
Bupati Ratu Wulla juga menyampaikan capaian positif dalam pengendalian malaria. Berkat kerja keras tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, dan masyarakat, jumlah kasus malaria berhasil ditekan dari 2.075 kasus pada 2025 menjadi 360 kasus hingga 28 Juli 2026.
Sementara itu, Annual Parasite Incidence (API) turun dari 6,18 menjadi 1,05 per 1.000 penduduk, dengan positivity rate sebesar 0,20 persen.
Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan target eliminasi malaria pada 2030. Pemerintah daerah terus memperkuat berbagai langkah melalui Gerakan Berantas Malaria Sehari (GEMAS), Gerakan Serentak Malaria (GSM), pemeriksaan darah massal, pengendalian vektor, serta pemanfaatan kelambu berinsektisida.
Pemerintah daerah juga terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Pada 2025, program tersebut telah melayani 38.338 orang, sedangkan hingga Juni 2026 telah menjangkau 37.727 orang.
Pelayanan dilakukan dengan pendekatan jemput bola ke desa-desa, rumah adat, gereja, hari pasar, serta berbagai kegiatan pelayanan publik lainnya. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih mudah, cepat, dan merata.