Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Memutus Rantai Silent Killer: Misi Pemerintah Sumba Barat Daya Menekan Malaria Dari Desa

Rian Marviriks Storintt.id
Komitmen tersebut terlihat dari keberhasilan Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memperkuat jaminan kesehatan masyarakat. Pada Januari 2026, Kabupaten Sumba Barat Daya menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan dengan predikat “Terbaik Utama”.

Transformasi pelayanan kesehatan juga terus dilakukan melalui pengembangan RSUD Reda Bolo sebagai rumah sakit rujukan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Gedung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) telah selesai dibangun dan mulai dimanfaatkan untuk pelayanan rawat jalan. Mulai Agustus 2026, rumah sakit juga mengoperasikan layanan rawat inap standar KRIS JKN, ruang VIP, ICU, PICU, HCU, dan ICVCU.

Sementara itu, layanan CT Scan, mammografi, cath lab, hemodialisa, ruang cytotoxic, serta poli urologi sedang dipersiapkan seiring dengan pemenuhan peralatan kesehatan dan sumber daya manusia.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari proses peningkatan status RSUD Reda Bolo dari rumah sakit tipe D menuju tipe C melalui dukungan program PHTC dan Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN).

“Pemerintah daerah juga terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat sistem informasi rumah sakit, menghadirkan dokter spesialis, serta melengkapi fasilitas dengan berbagai peralatan kesehatan modern,” katanya lagi.

Tutup
error: Content is protected !!