Prof Aloysius Dilantik Menjadi Rektor Unmaris Sumba: Jangan Kasa Kusut Dibelakang
“Saya kuat, saya janji bulan Juni saya kembali di Pulau Sumba. Ijinkan saya setelah ini, saya kembali ke Kupang untuk berobat, kemudian kemungkinan bulan Juni saya sudah di sini. Dan saya harus sembuh di Pulau Sumba. Banyak yang persalahkan ibu karena jadwal wisuda berganti-ganti tanggal, bukan karena ibu, tapi karena saya sakit,” kata Prof Aloysius.
Menurutnya, banyak yang beranggapan kalau sebagai profesor selalu benar atau walaupun salah tapi dianggap benar. Baginya, pikiran-pikiran seperti itu yang berbahaya.
Untuk itu, Prof Aloysius mengajak seluruh dosen, termasuk mahasiswa untuk bersama-sama dalam membantu dirinya mengurus Universitas Setlla Maris Sumba. Ia bahkan meminta supaya segala bentuk dinamika dalam internal lembaga dapat diselesaikan dengan baik.
“Saya butuh teman-teman, saya butuh Warek, saya butuh adik-adik semua untuk mengurus akademi sebaik-abiknya. Ada apa-apa kita selesaikan dengan baik, jangan kasa kusut dibelakang,” katanya lagi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Santo Yosep Freinademetz, Dra.Lidya Dunga Poety M.M, mengatakan, pelantikan terhadao Prof Aloysius bukan hanya semata penyerahan jabatan.