Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Aste Dappa Polisikan Wartawan Karena Dituding Melakukan Kekerasan: Tidak Benar Itu, Jangan Mengarang Cerita

Rian Marviriks Storintt.id
Aste yang saat ini sebagai driver di RSDU Reda Bolo membantah melakukan tindakan kekerasan seperti yang dituding oleh seorang wartawan di Sumba Barat Daya, Gunter Meha atau GM.(Dokpri Rian Marviriks)

Mendengar kata tidak menyenangkan itu, memicu kemarahan sejumlah warga yang hadir. Mereka menanyakan, alasan GM mengeluarkan kata tersebut.

Aste mengaku, ketika keributan terjadi, dirinya tidak melakukan kekerasan, ia justru diamankan oleh pihak keamanan.

Untuk itu, Aste menegaskan, dirinya tidak mengetahui alasan GM menudingnya dalam melakukan tindakan kekerasan. Ia juga menegaskan tidak merampas handphone wartawan.

Baca Juga  Soal TJPS Hingga Bank NTT Digugat, Dinas Pertanian Provinsi NTT; Kuncinya ada dalam PKS

“Bagaimana saya buat kekerasan, saya ditahan anggota polisi dan tentara, terus dibelakang saya, pimpinan saya juga ada. Saya tidak melakukan itu, jangan karang-karang cerita. Saya segera laporkan di polres. Saya juga punya hak larang orang yang mau rekam saya tanpa ijin di saya,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati SBD Perintahkan Inspektorat Audit Dana Desa, Wakapolres;itu sudah membantu kami

Sementara itu, dikutip dari berbagai media online, Gunter Meha mengaku ditendang dan dikeroyok oleh Aste dan sejumlah orang lainnya. Atas kejadian itu, Gunter juga telah melaporkan di Polres Sumba Barat Daya, NTT.

“Saya juga ditendang hingga terjatuh, bahkan handphone saya dirampas ketika hendak memvideokan peristiwa itu,” terangnya sebagaimana dikutip storintt.id.***

Tutup
error: Content is protected !!