Ganti Akal: Stunting Itu Milik Bersama, Makna GEBRAK Butuh Gotong Royong Semua Pihak
Karena itu, ia berharap dengan adanya jargon GEBRAK ini, seluruh elemen mulai dari pemerintah desa, aparat kesehatan, penyuluh KB, bidan desa, dan seluruh UPT terkait bisa bergerak bersama-sama untuk menjemput bola, bukan menunggu bola di Puskesmas.
“Kita harus ubah pola, dari menunggu di Posyandu menjadi menjemput ke rumah-rumah. Ajak, motivasi, edukasi. Karena satu anak stunting yang terlewat, masa depannya yang terancam. Ini investasi generasi,” tutupnya.***
Tutup