Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Menteri Transmigrasi Apresiasi Proaktif Bupati Ratu Wulla Dalam Menjemput Program Pusat: Siap Menindaklanjuti Usulan Translok Umbu Wango 

Rian Marviriks Storintt.id
Beberapa hari terakhir ini, Bupati Ratu Wulla menghabiskan waktu dalam memastikan berbagai usulan program untuk kebutuhan masyarakat di pemerintah pusat. Ia terus 'menancap gas' dalam menjemput berbagai program pusat yang relevan dengan visi misi pembangunan daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT

STORINTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawa kendali Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka terus melakukan upaya dalam mempercepat pembangunan di wilayah ini, termasuk percepatan pembangunan Rumah Transmigrasi Lokal (Translok) di kawasan Umbu Wango di Kecamatan Wewewa Selatan.

Beberapa hari terakhir ini, Bupati Ratu Wulla menghabiskan waktu dalam memastikan berbagai usulan program untuk kebutuhan masyarakat di pemerintah pusat. Ia terus ‘menancap gas’ dalam menjemput berbagai program pusat yang relevan dengan visi misi pembangunan daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Apalagi, pada tahun 2026 ini, Sumba Barat Daya harus mengalami pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah(TKD) kurang lebih Rp215 miliar.

Tentunya, menjadi pemimpin harus ‘putar otak’ dalam memastikan pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan dengan baik, meski dengan berbagai keterbatasan keuangan daerah yang terjadi saat ini.

Baca Juga  Demi Hindari Hal Tak Diinginkan, Polres SBD Didesak Amankan Pelaku Penyerobotan Tanah di Bondo Ukka Wewewa Selatan

Dengan tindakan-tindakan yang tidak pasrah dengan kondisi tersebut, Pemerintah Sumba Barat Daya pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Transmigrasi.

Apresiasi itu disampaikan secara langsung oleh Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Ia menilai sikap proaktif Bupati Ratu Wulla sebagai wujud komitmen dalam membangun daerah selama 5 tahun ke depan.

Bukan hanya itu, sebagai wujud dukunganya, Menteri Transmigrasi pun menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti usulan tersebut melalui kajian teknis yang komprehensif, termasuk aspek perencanaan kawasan, kesiapan lahan, serta dukungan infrastruktur pendukung lainnya agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Tentunya kami apresiasi atas langkah proaktif Pemerintah Kabupaten SBD dalam merancang pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat,” kata Menteri Sulaiman.

Baca Juga  Demi Menerima Cipayung Plus yang Demo, Bupati SBD Batalkan Sejumlah Agenda Penting

Sementara itu, Bupati Ratu Wulla mengatakan, rencana pembangunan Translok di Umbu Wango sebagai bagian dari strategi penataan kawasan permukiman terpadu.

Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian layak bagi masyarakat, tetapi juga dirancang untuk mendukung pengembangan infrastruktur dasar, aksesibilitas wilayah, serta mendorong terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumba Barat Daya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Translok diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi ketimpangan wilayah, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi warga setempat.

“Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Transmigrasi, menjadi kunci dalam percepatan realisasi program tersebut,” kata Bupati Ratu Wulla.***

Tutup
error: Content is protected !!