Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Aksi Cepat Tanggap! Kades Panenggo Ede Langsung Turunkan Bahan Bangunan Pasca Rumah Salah Satu Warga Dilahap Jago Merah

Rian Marviriks Storintt.id
Untungnya, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Sepasang suami istri bersama kedua orang anak mereka hanya bisa pasrah dalam menerima kenyataan tersebut.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Langkah terpuji dan empati ditunjukan oleh Kepala Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Mete dalam menangani musibah yang menimpah salah satu warganya di Dusun 4, kampung Hombawawi beberapa hari lalu.

Warga tersebut terkena musibah kebakaran hebat yang menyebabkan rumah tempat tinggal mereka rata tanah. Sementara, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA beberapa hari yang lalu. Namun, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Untungnya, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Sepasang suami istri bersama kedua orang anak mereka hanya bisa pasrah dalam menerima kenyataan tersebut.

Melihat musibah yang dialami warganya, Marten Mete langsung instruksikan kepala dusun setempat untuk segera mengevaluasi korban dan mengidentifikasi jumlah kerugian yang dialami. Dari hasil itu, warga tersebut mengalami kerugian kurang lebih Rp20 juta.

“Hanya beberapa alat rumah tangga dan cadangan makanan yang bisa diselamatkan. Kalau rumah itu rata tanah, tidak ada yg tersisa,” kata Marten Mete kepada storintt.id, Selasa(16/06/2026) via telepon whatshap.

Sebagai pimpinan wilayah, Marten langsung mengambil sikap dalam memberikan bantuan rumah layak huni terhadap keluarga korban. Beberapa hari lalu, pasca kejadian, sejumlah bahan bangunan sudah di turunkan ke lokasi kejadian.

Sementara, rumah tersebut akan dibangun setelah bahan bangunan lainnya sudah diadakan. Untuk itu, ia berharap supaya warga sekitar bisa mengambil bagian dalam membantu mengurangi beban korban dengan bergotong royong membangun rjmah tersebut.

“Kita sudah turunkan batu gunung, pasir dan beberapa bahan lain, kalau semen besok kita kasih turun. Tentunya saya berharap supaya kita bergotong royong dalam membantu korban untuk membangun kembali rumahnya itu,” kata Marten.***

Tutup
error: Content is protected !!