Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kadis Pertanian SBD: Kita Baru Dapat 6 Combain di Masa Kepemimpinan Ratu Angga, Tahun Sebelum Tidak Pernah

Rian Marviriks Storintt.id
Secara teknis, penanganan peralatan seperti traktor besar dan mesin combain ditangani pemerintah karena biaya perawatan dan lain-lain cukup mahal. Dan pemerintah siap melayani bila masyarakat membutuhkannya.(Dokpri Rian Marviriks)

Untuk itu, combain tersebut bisa dimanfaatkan oleh seluruh petani dengan melalui mekanisme yang ada. Salah satunya, mereka(petani) bisa menggunakan dengan mengajukan permohonan.

Nantinya, Pemerintah melalui Dinas Pertanian akan memfasilitasi petani untuk mengantar combain tersebut di lahan yang hendak dipanen. Seluruh biaya transportasi menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian. Sementara petani hanya diminta biaya pemeliharaan sebanyak Rp20 ribu per-are.

Baca Juga  Survei Indikator NTT; Ansy Jane Berpeluang Menang, Siaga Tempel Ketat Melki Johni

Kepala Dinas Pertanian SBD, Yohanes Frin Tuka mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya baru mendapatkan bantuan combain dimasa kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka. Sedangkan, pada masa kepemimpinan sebelumnya, tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut.

Menurutnya, perjuangan Bupati Ratu Wulla dalam memperoleh bantuan combain sangat membantu para petani di wilayah ini.

Baca Juga  Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Penipu Buntut Dari Bantuan Sumur Bor Sewakelola Hingga Sentil Lorentz

“Sekarang ini, susah mendapatkan tenaga manusia untuk memanen padi. Selain biaya sewa lumayan mahal juga waktu pelaksanaan lama pula. Kondisi itu berbeda kalau memanen padi menggunakan mesin combain. Waktu panen dan rontok singkat sehingga menghemat biaya. Petani kita hanya siapkan Rp20 ribu per-are untuk biaya pemeliharaan,” kata Kepala Dinas Pertanian SBD, Yohanes Frin Tuka, Senin(13/04/2026).

Tutup
error: Content is protected !!