Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Hasil LAB Dugaan Keracunan MBG 280 Siswa di Sumba Barat Daya Masih Jadi Misteri

Rian Marviriks Storintt.id
Padahal, keracunan tersebut hampir menelan korban jiwa. Sejauh ini, kasus yang hampir menelan korban jiwa itu menyimpan kesan bahwa hanya berakhir dengan permohonan maaf. Tanpa adanya proses hukum yang jelas atas kelalaian tersebut.

STORINTT – Pada bulan Juli dan November 2025, masyarakat dikejutkan dengan kejadian dugaan keracunan menu Makanan Bergizi Gratis(MBG) yang dialami oleh ratusan siswa-siswi di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Keracunan tersebut menyasar ratusan siswa dibeberapa sekolah yang menjadi sasaran dari kedua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPI) di wilayah ini.

Sayangnya, hingga saat ini, janji beberapa pihak terkait dalam menyampaikan hasil LAB atas persoalan itu belum kunjung diumumkan alias masih menjadi misteri.

Baca Juga  Kadis Peternakan SBD Sebut Ada 20 Kelompok yang Akan Menerima Bantuan Ayam Petelur

Padahal, keracunan tersebut hampir menelan korban jiwa. Sejauh ini, kasus yang hampir menelan korban jiwa itu menyimpan kesan bahwa hanya berakhir dengan permohonan maaf. Tanpa adanya proses hukum yang jelas atas kelalaian tersebut.

Untuk diketahui, dugaan keracunan yang dialami oleh 82 siswa di Sumba Barat Daya pertama kali terjadi pada Rabu 23 Juli 2025.

Baca Juga  Miris! Siswa SBD Keracunan MBG, Pihak Rumah Sakit Malah Tagih Biaya Administrasi di Sekolah

Dari 82 siswa itu menyasar di beberapa sekolah, diantaranya SMAN 1 Kota Tambolaka, SMK Negeri 2 Tambolaka, dan SMK Don Bosco.

Sementara diketahui pula bahwa penyedia MBG tersebut adalah SPPG Tambolaka Dapur Sehat Omba Lunda yang bermitra dengan Yayasan Ronita Peduli Sosial.

Tutup
error: Content is protected !!