Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Polres SBD Sempat Klaim Ada Titik Terang Kasus Pembunuhan Pada Tahun 2024 di Desa Weepangali: Tahun 2026 Belum Ada Realiasasi

Rian Marviriks Storintt.id
Keluarga korban sedang memohon di Polres SBD supaya penanganan kasus tersebut bisa ssgera terungkap.(Dokpri Rian Marviriks)

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, keluarga korban tidak lagi mendapat informasi tentang perkembangan kasus yang sedang ditangani oleh Polres Sumba Barat Daya.

Sehingga pada tanggal 05 Juni 2024, Gregorius bersama cucunya mendatangi Polsek Wewewa Timur untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus yang menyebabkan anaknya meninggal dunia karena dibunuh.

“Saya tidak kecewa dengan kalian yang ada di sini, tapi 2 oknum anggota Polri itu yang benar-benar buat saya kecewa, saya sangat kecewa. Saat itu anggota satu bilang sudah ada titik terang, disaat yang sama satu anggota lagi bilang ini kasus gelap gulita,” kata Gregorius yang juga bapak saudara kadnung dari Almarhum Gregorius Bessu.

Sementara itu, menanggapi keluhan itu, Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthin Ardjon mengaku bahwa pihaknya juga memprihatinkan atas musibah yang ditimpah oleh keluarga korban. Bahkan, ia menyebut dirinya juga merasa kehilangan.

“Memang tadi rekan-rekan mengatakan jangan ada alasan ketika ada pergantian pimpinan Pergantian pimpinan dalam sebuah organisasi itu biasa, namun bukan berarti karena pergantian pimpinan itu menghilangkan suatu kasus atau proses hukum suatu peristiwa, hukum itu adalah proses estafet yang harus kita teruskan,” tegas Wakpolres Kompol Marthin Ardjon.

Tutup
error: Content is protected !!