Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kepala Sekolah Yatutim Desak SLD Tanggung Jawab Pinjaman di Bank BRI: Pinjaman Mencapai Rp2 Miliar, Kami ini Korban

Rian Marviriks Storintt.id
Jika diakumulasi semua pinjaman, dari 30-an orang, mereka menyebut total keseluruhan pinjaman hampir mencapai Rp2 miliar. Untuk itu, para kepala sekolah dan guru-guru mendesak SLD supaya melunasi tunggakan tersebut. Mereka juga meminta supaya SLD jangan cuci tangan dan mengorbankan kepala sekolah dan guru-guru.(Dokpri Rian Marviriks)

Anderias menyebut dirinya diberi pinjaman Rp85 juta. Sementara, masih kata dia, rekan guru dan kepala sekolah ada yang mendapat pinjaman R100 juta, Rp65 juta, Rp90 juta. Menurutnya, pinjaman 30-an orang itu bervariasi.

“Ketika kami mencairkan uang ini, mungkin beliau sudah tahu kalau saya sudah ambil bukunya, jadi beliau telefon dan kirim rekening atas nama Soleman Lende Dappa, dia minta transfer semua, karena padat di Elopada, besoknya saya transfer melalui Unit Tambolaka, sebanyak Rp80 juta. Dan Rp5 juta itu sudah dipotong oleh pihak bank,” kata Anderias.

Baca Juga  Bocor! Ketua Yatutim Keluarkan Surat Kepada Kepsek untuk Setor 50 Persen Dana BOS Setiap Pencairan

Anderias mengaku bahwa sejak tahun 2019, pihak bank tidak pernah menghubunginya dalam menagih cicilan, sehingga ia menganggap bahwa penjelasan SLD kala itu benar adanya. Namun, Anderias dkk harus menelan pil pahit ketika mendapat informasi dari pihak bank untuk segera melunasi tunggakan pinjaman. Ia pun terkejut dan memberi penjelasan terhadap bank sesuai kesepakatan mereka dengan yayasan.

Baca Juga  Soal Honor Guru dan Dana PIP Rp200 Juta, Alexander Mengaku Sebagai Mantan Wartawan dan Memilih Berkomentar di Group WA

Bukan hanya itu, Anderias dkk pun masuk dalam daftar hitam bank hingga diblacklist oleh OJK. Dampaknya, Anderias dkk tidak lagi bisa mnegajukan pinjaman di bank manapun.

Tutup
error: Content is protected !!