Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kepala Sekolah Yatutim Desak SLD Tanggung Jawab Pinjaman di Bank BRI: Pinjaman Mencapai Rp2 Miliar, Kami ini Korban

Rian Marviriks Storintt.id
Jika diakumulasi semua pinjaman, dari 30-an orang, mereka menyebut total keseluruhan pinjaman hampir mencapai Rp2 miliar. Untuk itu, para kepala sekolah dan guru-guru mendesak SLD supaya melunasi tunggakan tersebut. Mereka juga meminta supaya SLD jangan cuci tangan dan mengorbankan kepala sekolah dan guru-guru.(Dokpri Rian Marviriks)

“Kami sudah lapor di kejaksaan pada awal bulan April 2026. Kami masing-masing baru satu di BAP terkait dengan kredit bank dan bukti rekening koran kami sudah serahkan di kejaksaan. Tuntutan kami kepada ketua yayasan tolong tutup utang kami di bank, supaya kami bisa keluar dari daftar hitam OJK,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Kepala SMK Wee Paboba, Kecamatan Kota Tambolaka, Rudianto Umbu Pati juga mengalami hal serupa. Ia mengaku bahwa dirinya mendapat pinjaman Rp100 juta dari Bank BRI Unit Elopada.

Baca Juga  Soal Sumur Bor, Kepala Dinas Pertanian SBD: Kelompok Bisa Antar Laporan Besok untuk Segera Pencairan Tahap II

Setelah dipotong oleh pihak bank untuk kebutuhan administrasi, ia hanya membawa pulang uang Rp85 juta dan telah ditransfer ke rekening BRI atas nama Soleman Lende Dappa.

“Kami semua mengalami hal yang sama. Tetapi untuk pinjaman itu, saya Rp100 juta, hang saya bawa pulang Rp85 juta setelah dipotong. Kemudian, saya sudah transfer ke Soleman Lende Dappa. Dan sampai saat ini saya mengetahui tunggakan itu setelah prin rekening koran, tunggakan saya ditambah bunga berjalan Rp79 juta. Masuk bulan ini mencapai 80-an juta,” kata Rudianto.

Baca Juga  Buka Suara! Debora Lende Bantah Sebagai Sekretaris Yatutim
Tutup
error: Content is protected !!