Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

MIRIS! Menu Daging MBG di Kupang Dipenuhi Ulat, Besok Polisi Turun Tangan

Rian Marviriks Storintt.id
Temuan itu menambah daftar kekecewaan masyarakat pasca peristiwa dugaan keracunan menu MBG terhadap siswa yang terjadi dibeberapa daerah yang menyebar di Nusa Tenggara Timur.(Dok.Tangkapan Layar Tik Tok @Sutt Diam2)

STORINTT – Masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Kupang dikejutkan dengan temuan ulat di daging yang menjadi menu Makan Bergizi Gratis(MBG). Belum diketahui nama dapur SPPG yang menyediakan menu MBG tersebut.

Temuan itu menambah daftar kekecewaan masyarakat pasca peristiwa dugaan keracunan menu MBG terhadap siswa yang terjadi dibeberapa daerah yang menyebar di Nusa Tenggara Timur.

Kini, video yang memperlihatkan temuan ulat pada menu potongan daging itu sudah beredar luas di media sosial.

Seperti yang diunggah oleh akun tik tok @sutt diam2. Dalam video itu, terdengar suara seorang ibu yang sedang memperlihatkan potongan daging yang dipenuhi ulat.

Baca Juga  Siswa di Sumba Barat Daya NTT Keracunan Makanan Bergizi Gratis: Ada Ikan Goreng Tepung

Ia menjelaskan menu MBG itu tidak hanya didistribusikan di Posyandu Oebaha, tetapi juga di SD Negeri Nekon.

“Lihat ini daging MBG dari Camplong ni, ulat semua daging dong ni, bawa di SD Negeri Nekon, ini lihat dulu ini ulat. Anak-anak dorang makan dari SD Negeri Nekon dan Posyandu Oebaha, Desa Tornaku. Yang ini untuk Posyandu,” kata suara dalam rekaman video tersebut.

Sementara itu, dikutip dari nttmediaexpress.com, insiden terjadi di sekolah dan posyandu di Kelurahan Camplong, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT.

Baca Juga  Siswa SBD Keracunan MBG, Bruder Alfridus: Kami Bukan Didik Hewan, Sapi dan Babi, Kita Pertimbangkan Menolak Atau Lanjut

Kapolsek Fatuleu, Iptu Markus Tameno yang dikonfirmasi membenarkan bahwa masyarakat telah melaporkan kejadian tersebut.

“Betul, ada temuan ulat di daging MBG,” ujar Iptu Markus kepada wartawan, dikutip dari nttmediaexpress, Rabu (25/02/2026).

Dengan pengaduan itu, pihak kepolisan setempat bersama pemerintah kecamatan, kelurahan dan Danramil akan segera kunjungi lokasi tersebut.

Mereka akan mendatangi tempat pelayanan MBG itu pada keesokan harinya. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang didistribusikan di SDN Nekon dan Posyandu Oebaha.

“Besok kami bersama camat dan Danramil akan turun ke lokasi,” jelasnya.***

Tutup
error: Content is protected !!