Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pasola Lamboya Sumba Barat Berlangsung Ricuh, Wisatawan Kecewa

Rian Marviriks Storintt.id
Kericuhan sempat teratasi dan atraksi tersebut kembali dilanjutkan. Sayangnya, kericuhan kembali terjadi untuk kedua kalinya. Belum diketahui pemicu kericuhan tersebut.

STORINTT – Pasola di lapangan Homba Kalla, Lamboya, Sumba Barat berlangsung ricuh, Selasa(10/02/2026). Kericuhan itu terjadi setelah kurang lebih 30 menit atraksi tersebut dilangsungkan.

Kericuhan sempat teratasi dan atraksi tersebut kembali dilanjutkan. Sayangnya, kericuhan kembali terjadi untuk kedua kalinya. Belum diketahui pemicu kericuhan tersebut.

Dengan kejadian itu pun memaksa pihak kepolisian untuk melepaskan gas air mata dalam membubarkan ratusan masyarakat yang penuhi lapangan hingga atrakasi tersebut diberhentikan.

Dampaknya, wisatawan yang berasal dari berbagai wilayah mengaku kecewa atas pertunjukan budaya yang meninggalkan kesan buruk. Apalagi, pertunjukan itu belum berlangsung lama.

Baca Juga  Sebelum Pasola Lamboya Ricuh, Para "Rato" Sudah Minta Berhentikan, Kades Harona Kalla: Kami Minta Maaf

Seperti yang dikeluhkan oleh seorang wisatan, Arnol Wungo yang sudah merelakan waktu untuk menyaksikan atraski pasola di Lapangan Homba Kall, Kecamatan Lamboya itu.

Arnol mengaku kecewa atas pertunjukan yang seharusnya memberikan pesan budaya itu, justru berlangsung ricuh.

Arnol bahkan menyebut dirinya sudah mendatangi wilayah sejak malam tadi hanya untuk menyaksikan atraksi pasola yang dilakukan setahun sekali.

Baca Juga  Pasola Kodi Segera Digelar, Heribertus Pastikan Penyediaan Stand Untuk Pedagang Lokal

Sayangnya, ketika menuju di lapangan Homba Kalla hingga kehujanan, ia malah disuguhkan dengan pertunjukan yang di luar ekspektasinya.

“Tadi saya hujan-hujan dengan teman menuju lapangan. Memang saya terlambat, tapi 15 menit kemudian langsung kacau. Saya sangat kecewa atas pertunjukan itu,” kata Arnol.

Dengan kejadian itu, Arnol mengaku mendapat pengalaman buruk. Untuk itu, Ia berharap supaya tahun yang akan datang, pertunjukan atraksi kasatria berkuda itu tidak lagi terjadi hal serupa.***

Tutup
error: Content is protected !!