UPDATE! Kapan Tenaga Guru PPPK Paruh Waktu Sumba Barat Daya Diangkat? Cek Besaran Honornya
STORINTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur baru-baru ini telah menetapkan 3.219 tenaga Paruh Waktu untuk mengabdi di daerah ini.
Dari angka itu, 1.665 orang telah diangkat yang terdiri dari 136 tenaga kesehatan dan 1.529 tenaga teknis.
Dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Jordan Parera mengatakan, untuk tenaga guru PPPK Paruh Waktu berjumlah 1.554 orang yang siap diangkat pada tahun ini.
“Ada 1.554 orang yang siap diangkat menyusul tenaga teknis dan tenaga kesehatan,” kata Jordan, Jumat(06/03/2026).
Namun demikian, pengangkatan belum bisa dijadwalkan karena masih menunggu hasil pemetaan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumba Barat Daya sebagai pelaksana teknis.
Menurut Jordan, beberapa hari lalu telah dilaksanakan rapat bersama beberapa pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satu agenda yang dibahas dalam rapat tersebut tentang pengangkatan tenaga guru PPPK Paruh Waktu.
Saat itu, kata Jordan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan masih dalam proses pemetaan, guna memastikan tenaga guru yang diangkat bisa ditempatkan di wilayah yang lebih dekat dari tempat berdomisili.
Hal itu menjadi salah satu pertimbangan karena mengingat upah kerja yang akan diterima oleh tenaga guru PPPK Paruh Waktu tidak habis digunakan hanya untuk biaya transportasi.
“Kalau SK sudah di map, kami menunggu perintah, dalam hal ini kalau Dinas Pendidikan bilang bagikan, kami akan bagi. Dinas Pendidikan yang bertanggung jawab penuh soal pembayaraan atau sebagai pelaksana teknis, jadi kami masih menunggu hasli pemetaan dari mereka. Kalau gaji tenaga guru Paruh Waktu kita itu Rp1 juta, angka ini cukup besar dibandingkan dengan daerah lain,” katanya lagi.***