Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

677.593 PPPK Siap Diangkat, Menpan RB Dorong Pemda Segera Menyelesaikan Pemberkasan Penetapan NI

Pemerintah mengambil langkah cepat untuk segera melakukan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun Anggaran 2024 diseluruh wilayah Indonesia.(Dok.Istimewa)

TIMEXNTT – Pemerintah mengambil langkah cepat untuk segera melakukan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun Anggaran 2024 diseluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan pengangkatan CPNS dipercepat paling lambat pada Juni 2025.

Sedangkan PPPK seluruhnya diselesaikan paling lambat pada Oktober 2025.

Seluruh tahapan pengangkatan CASN ini diharapkan dapat diselesaikan sesuai tengat waktu.

Akan tetapi, Penyelesaian pengangkatan ini dilakukan sesuai kesiapan masing-masing instansi.

Berdasarkan data BKN per 19 Maret 2025, jumlah CASN TA 2024 yang diperkirakan akan diangkat, yakni CPNS sebesar 179.025 orang, dan PPPK tahap I sebanyak 677.593 orang.

Namun, masih diperkirakan sekitar 328.515 peserta yang diproyeksikan akan diangkat sebagai PPPK melalui seleksi tahap II, yang mana proses seleksi masih sementara berjalan.

Baca Juga  Angin Segar! Status PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu di Tahun 2026

Sementara itu, berdasarkan estimasi terakhir, pemerintah akan mengangkat lebih dari 1,1 juta CASN TA 2024, baik CPNS maupun PPPK tahap I dan II.

Perlu dicatat bahwa angka-angka tersebut masih bersifat estimasi karena proses seleksi dan pemberkasan masih berjalan.

“Kami membutuhkan komitmen konkret dari instansi untuk segera menyusun dan menandatangani Surat Keputusan pengangkatan,” tegas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dikutip timexntt.id, Senin(21/04/2025).

Rini menekankan bahwa kebijakan afirmasi pengangkatan pegawai non-ASN hanya berlaku hingga pengadaan CASN 2024, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Setelahnya, seluruh pengadaan ASN akan dilaksanakan secara murni berdasarkan sistem merit, sesuai amanat Undang-Undang No. 20/2023 tentang ASN.

Baca Juga  Ramai Isu Tanah Kosong Selama 2 Tahun Diambil Negara, Dirjen PPTR Bilang Begini

“Hal ini dilakukan bukan untuk menutup akses, tetapi justru sedang membuka ruang yang lebih adil, transparan, dan kompetitif bagi seluruh warga negara untuk menjadi bagian dari birokrasi yang profesional,” ungkap Rini.

Sementara itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menjabarkan statistik penetapan NIP atau NIPPPK.

Secara nasional, dari 542 instansi yang mengadakan seleksi CPNS, instansi yang telah menerbitka NIP sebanyak 374 instansi, serta 32 instansi telah menerbitkan SK pengangkatan.

“Sementara dari 612 instansi yang membuka formasi PPPK tahap I, 436 diantaranya sudah terbit NIP, dan 44 instansi sudah menerbitkan SK pengangkatan,” papar Zudan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!