"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Oknum Guru SMA Negeri Wewewa Selatan SBD Potong Dana PIP 300 Siswa, Satu Siswa Rp100 Ribu

Ratusan siswa yang menerima PIP harus menelan pil pahit ketika diwajibkan melakukan pemotongan sebesar Rp100.000/siswa pasca pencairan dana tersebut.(Dok.Istimewa)

TIMEXNTT – Praktik pungli kembali diduga terjadi di SMA Negeri 1 Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Dugaan pungli itu dilakukan oleh oknum guru pasca pencairan Dana Program Indonesia Pintar(PIP) terhadap kurang lebih 300 siswa yang menerima bantuan dana tersebut.

Padahal, pemerintah pusat mengupayakan bantuan tersebut demi dimanfaatkan oleh siswa yang berasal dari keluarga miskin atau tidak mampu untuk kebutuhan pendidikan.

Baca Juga  Latihan Upacara di Kodim 1629 SBD, Bupati Kodi Mete Minta Paskibraka Menjiwai Tugas yang Diberikan

Sayangnya, aliran dana yang terbilang sedikit itu malah mendapat potongan dari oknum guru yang tidak bertanggungjawab.

Seperti yang terjadi disalah satu sekolah di Kabupaten Sumba Barat Daya, SMA Negeri 1 Wewewa Selatan.

Ratusan siswa yang menerima PIP harus menelan pil pahit ketika diwajibkan melakukan pemotongan sebesar Rp100.000/siswa pasca pencairan dana tersebut.

Baca Juga  Mendapat Koreksi, Oknum Operator Malah Nekat Menikam Pegawai Dinas Pendidikan SBD

Sementara potongan itu dilakukan oleh seorang oknum guru dengan dalil uang administrasi.

Padahal Dana PIP tidak diijinkan untuk melakukan pemotongan oleh siapapun. Termasuk pihak sekolah.

Sebab, pemotongan dana PIP merupakan tindakan pelanggaran dan dapat merugikan siswa dan keluarganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!