"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Memanas, Ketua Poktan Akui Memberi Rp4 Juta di Bendahara Dari Proyek Rp300 Juta di SBD NTT

Sebelumnya, pekerjaan ini mendapat temuan dari Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Dugaan bagi-bagi jatah dari anggaran Rp300 juta atas pekerjaan Jalan Usaha Tani di Desa Kabali Dana, Wewewa Barat kian terendus. Pekerjaan ini menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun 2024.

Sebelumnya, pekerjaan ini mendapat temuan dari Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Baca Juga  Tak Main-Main, Bupati SBD Akan Rekomendasi Kades yang Bandel untuk Diperiksa dan Diproses Hukum

Temuan itu pun dijadikan catatan khusus oleh PPK, Karolina Loru Kii yang juga dalam hal ini sebagai pihak pertama untuk ditindaklanjuti oleh Poktan atau sebagai pihak kedua.

Kendati menuai sorotan, timexntt.id terus melakukan upaya penelusuran tentang penggunaan anggaran yang bombastis tersebut.

Mirisnya, pengakuan bendahara, Yulius Nani Bulu malah mengejutkan. Bagaimana tidak, Yulius mengaku mendapat fee Rp4 juta dari pekerjaan ini.

Baca Juga  Semakin Menggurita, DPRD SBD Akan Mengkaji Aturan Pemberhentian Sementara Kepala Desa Panenggo Ede 

Yulius menerima uang itu secara tunai dari ketua poktan pasca pencairan tahap II dan tahap III. Ia mengakui lagi bahwa uang yang diterima merupakan fee dari anggaran Rp300 juta tanpa dimintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!