Baguna DPC PDI Perjuangan Sumba Timur Komitmen Dorong Penguatan Kapasitas dan Mitigasi Bencana
STORINTT – Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Timur, Deddy Febrianto Holo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas masyarakat serta meningkatkan partisipasi publik dalam upaya mitigasi bencana di daerah yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kekeringan, angin kencang, banjir, dan kebakaran lahan tersebut.
Upaya mitigasi bencana dinilainya sebagai bagian dari implementasi nilai gotong-royong, di mana seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keselamatan bersama.
Menurutnya, peran partai politik merupakan faktor strategis dalam memastikan terselenggaranya mitigasi bencana yang efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, keterlibatan legislatif, eksekutif dapat menjamin isu bencana ini untuk mendapat perhatian, dukungan kebijakan, serta alokasi sumber daya yang memadai.
“Kegiatan penguatan kapasitas ini nantinya dilakukan melalui pelatihan dasar penanggulangan bencana, simulasi evakuasi, edukasi mitigasi di sekolah, serta pendampingan desa-desa rawan bencana. BAGUNA menilai bahwa pendekatan preventif harus menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak hanya “reaktif” ketika bencana terjadi, tetapi mampu mengantisipasi sejak dini,” kata Deddy, Senin(29/12/2025).
Deddy menyentil peristiwa bencana ekologis di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang menelan korban jiwa dan merusak segala infrastruktur.
Tentunya, hal itu, kata dia, menjadi warning bagi seluruh pihak untuk selalu mempersiapkan diri terhadap bencana yang akan datang ke depan.
Untuk itu, keterlibatan masyarakat, terutama terutama kelompok rentan seperti perempuan, anak muda, dan penyandang disabilitas, merupakan bagian penting dari strategi mitigasi bencana.o
“Sumba Timur menjadi salah satu wilayah yang pernah merasakan pahitnya bencana alam pada tahun 2021 silam. Ini menandakan bahwa kita perlu waspada serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menanggulangi bencana secara dini,” katanya lagi.
Lebih lanjut, Deddy menuturkan, mitigasi bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, masyarakat harus menjadi pelaku utama dalam kesiapsiagaan.
Oleh karena itu, kehadiran Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan bertujuan untuk menjalankan misi kemanusiaan, melakukan tindakan pemulihan pasca bencana serta mitigasi bencana.
Deddy berharap supaya masyarakat semakin siap menghadapi situasi krisis, sekaligus mendorong lahirnya desa-desa tangguh bencana di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur, NTT.
“Inilah langkah nyata partai politik memberikan segala daya dan dukungannya kepada rakyat dan ini juga sejalan dengan arahan PDI Perjuangan yang menempatkan isu kemanusiaan dan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama dalam kerja-kerja politiknya,” ucap Deddy.***
Tinggalkan Balasan