Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Capaian 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya NTT

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukan langkah proaktif dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah ini melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama(MoU).(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka menyampaikan capaian 100 kerja pasca dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Capaian ini pun dijadikan sebagai bahan refleksi dalam menilai sejauh mana langkah-langkah Pemerintah dalam menjalankan program kerja sesuai visi misi.

Pemerintah tetap berkomitmen dalam bekerja dan berpihak kepada kepentingan rakyat, serta menjaga integritas dan akuntabilitas dalam setiap langkah.

Namun demikian, Pemerintah juga menyadari bahwa dukungan masyarakat dan fungsi kontrol sosial dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk dijadikan sebagai langkah dalam membangun Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

“Kami menyadari bahwa 100 hari bukan waktu yang panjang untuk menyelesaikan seluruh tantangan, namun cukup untuk membuktikan arah, niat dan kesungguhan kami dalam membawa perubahan dan perbaikan,” kata Bupati Ratu dalam konferensi pers, Senin(16/06/2025).

Namun demikian, selama 100 hari kerja, Pemerintah di bawah kendali Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka telah menjalankan beberapa program prioritas mereka.

Baca Juga  Warning! Pimpinan Dinas di Sumba Barat Daya Terancam di Non Job

Diantaranya, telah melaukan MoU bersama investor dari PT German Business Solutions, PT Sumba Dream Estates, dan PT Netama Sinergi Prima.

Selain itu, Pemerintah juga telah menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 5.600 pekerja rentan, seperti petani, nelayan, dan pedagang kecil, mencakup program JKK dan JKM selama tiga bulan.

“Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT), Pemerintah menyalurkan bantuan senilai total Rp1,28 miliar untuk warga di Desa Malimada, Waiholo, dan Danggamanu,” katanya lagi.

Untuk bidang pertanian, Pemerintah telah menyalurkan bantuan 15 unit hand traktor dan 7 pompa air kepada kelompok tani di empat kecamatan. Selanjutnya, pada bidang Pariwisata, diluncurkan platform jelajahi Sumba sebagai media promosi destinasi wisata lokal secara digital.

“Pembangunan serta peningkatan kualitas 234 unit rumah swadaya, pemasangan 1.259 meteran listrik, dan pembangunan 9 rumah untuk korban bencana, dengan total nilai bantuan mencapai lebih dari Rp11,9 miliar,” tambahnya lagi.

Baca Juga  Pemda SBD Survei Titik Penambangan Pasir Laut, Komunitas Sopir Dump Truck Beri Apresiasi, Harga Pasir Kali Bervariasi

Bukan hanya itu, dalam 100 hari kerja ini, Pemerintah melalui Dinas DP3AP2KB juga berhasil melayani 1.100 akseptor KB di seluruh wilayah. Penataan kota Tambolaka semakin bersih melalui pengelolaan sampah terpusat, yang rencananya akan diperluas hingga ke desa-desa.

Dengan beberapa capaian dalam program prioritas 100 hari kerja ini, Bupati Ratu tidak menutup ruang dalam menerima bentuk kritik dan saran demi pembangunan yang lebih baik lagi ke depan.

“Perjalanan masih panjang. Kami butuh sinergi dari semua elemen. Mari kita bergandengan tangan, bekerja dan berkarya untuk kemajuan daerah tercinta ini,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Bupati Ratu juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi dalam menyukseskan program prioritas mereka selama 100 hari kerja.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!