Di Tambolaka, Warga Lapor Polisi di Pagi Hari Karena Motor Hilang, Malamnya Motor Keponakan Juga Hilang
Mengetahui kendaraannya hilang, mereka kemudian menghubungi keponakan yang sedang bekerja di Smart Finance Tambolaka untuk mengejar pencuri tersebut. Namun, mereka kehilangan jejak. Akhirnya, mereka membuat laporan polisi.
“Malam itu juga kami langsung ke Polsek Loura menggunakan motornya keponakan. Tapi kami diarahkan ke Polres. Dari pihak Polres juga itu malam turun ke rumah kami, lalu mereka arahkan kami untuk buat laporan resmi pada keesokan harinya,” kata Agustina.
Mendengar arahan kepolisian, Agustina bersama keluarga sepakat membuat laporan polisi pada 16 Mei 2026. Pada pagi harinya, Agustina bersama keponakannya, Martinus Engge menuju ke Polres Sumba Barat Daya untuk membuat laporan. Ia didampingi suami, Marten Bali Ate.
Namun, karena alasan tugas, Martinus harus ke lapangan. Di Polres Sumba Barat Daya, Agustina memberi keterangan dengan menunjukan bukti-bukti kepemilikan kendaraan.
“Pagi itu kami buat laporan. Setelah itu langsung di BAP sampai sekitar jam 2.30 sore. Kami sangat berharap pihak keamanan dapat menemukan keberadaan motor kami. Apalagi motor itu kami jadikan jaminan untuk pinjam uang dengan gadaikan BPKB. Jadi kami percayakan polisi, sambil kami keluarga juga mencari,” katanya lagi.