Dinas Perikanan SBD Targetkan Peningkatan PAD Tahun 2027 Melalui Budidaya Ikan Nila
STORINTT – Meski mengalami keterbatasan anggaran, Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen meningkatkan Pendapat Asli Daerah(PAD) pada tahun 2027 melalui budidaya ikan nila.
Saat ini, kurang lebih ada 5 kolam yang sedang dikelola di Weekalowo Sawah, Kecamatan Wewewa Timur. Sementara salah satu aset mereka yang berada di Pantai Pero Konda sedang dalam proses pengkajian untuk ditetapkan sebagai salah satu potensi yang mendatangkan PAD pada tahun 2027.
Ditemui, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sumba Barat Daya, Hery Bora mengatakan, dengan potensi yang ada, pihaknya menargetkan peningkatan PAD pada tahun 2027. Ia menargetkan serendah-rendahnya Rp70 juta.
Namun demikian, ia mengakui bahwa untuk mencapai target tersebut sangatlah dibutuhkan dukungan anggaran. Menurutnya, budidaya ikan nila ini membutuhkan stok pakan yang banyak.
“Kalau bibit kita tidak kesulitan karena bibit ikan nila kita saat ini masih sangat mendukung, tetapi kita mengalami kekurangan pakan. Jadi pada saat asistensi anggaran baru-baru ini untuk finalisasi 2027 kami anggarkan kurang lebih itu Rp100 juta. Namun, tentunya kami sangat berharap usulan kami itu bisa terealisasi, dengan demikian kami sangat yakin PAD kami bisa melebihi target,” kata Hery Bora, Kamis(21/05/2026).
Lebih lanjut, Hery Bora menuturkan, pada tahun 2026 ini target PAD dari budidaya ikan nila adalah Rp35 juta. Sementara pada triwulan I baru mendapatkan Rp13 juta.
Hery Bora mengakui bahwa dengan keterbatasan anggaran, capaian pada triwula I itu sudah cukup memuaskan. Namun, ia tetap berkomitmen bahwa di tahun ini bisa mencapai diatas target.
“Ya, kita ketahui bersama bahwa terjadi efisiensi anggaran, tapi bukan menjadi alasan kami untuk malas-malasan. Kami tetap berupaya dan penuh komitmen bahwa dengan keterbatasan ini kami bisa mencapai target atau bahkan bisa di atas 100 persen,” kata Hery Bora.***