Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ekonomi NTT Triwulan I 2026 Tumbuh 5,32 Persen Dibandingkan Pada Tahun 2025

Rian Marviriks Storintt.id
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terendah terjadi pada lapangan usaha konstruksi yang mengalami kontraksi sebesar 19,34 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi terdalam yaitu kontraksi sebesar 45,29 persen.

STORINTT – Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan I 2026 mencapai Rp 37,88 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 20,42 triliun.

Ekonomi NTT Triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 (y-on-y).

Baca Juga  Ombudsman NTT Tegaskan SD Negeri Dilarang Pungut Biaya: Tahan Ijazah Atau Melarang Ikut Ujian, Itu Tidak Dibenarkan

Pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum yaitu sebesar 26,22 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 19,92 persen.

Bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), ekonomi NTT pada Triwulan I-2026 mengalami kontraksi sebesar 4,97 persen.

Baca Juga  Dandim 1629 SBD Sebut 45 Gedung KMP Sudah Mulai Dibangun

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terendah terjadi pada lapangan usaha konstruksi yang mengalami kontraksi sebesar 19,34 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi terdalam yaitu kontraksi sebesar 45,29 persen.

Tutup
error: Content is protected !!