Pemda Sumba Barat Daya Siap Menyambut Event Tour De EnTeTe: Finis di Lapangan Galatama
TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) siap menyambut event berskala nasional yang bertajuk Tour De EnTeTe tahun 2025.
Persiapan menyambut event Tour De EnTeTe di Sumba Barat Daya dimatangkan oleh Pemerintah dalam rapat bersama sejumlah pihak, Kamis(04/09/2025) di aula gedung bupati.
Event ini akan diikuti oleh 13 negara dengan melalui sejumlah kabupaten/kota yang berada di Nusa Tenggara Timur. Adapun negara yang mengambil bagian dalam event ini, diantaranya Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Filipina, Laos, Jepang, China, Hongkong, Thaiwan.
Pj Sekda Sumba Barat Daya, Etmundus Nobertus Nau mengatakan, event bergengsi ini merupakan hasil koordinasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata, Pemprov NTT dan IO.
Dengan demikian, segala bentuk anggaran yang digunakan demi kelancaran kegiatan ini disediakan oleh ketiga lembaga tersebut. Sementara, Pemerintah Daerah terlibat, disebutnya hanya untuk memfasilitasi.
“Tujuannya adalah bagaimana kita promosikan Nusa Tenggara Timur di dunia Internasional. Tentunya kita menyadari bahwa banyak potensi yang ada dan salah satu yang sungguh-sungguh menjanjikan ekonomi pasar di NTT pada umumnya, pada khususnya Pulau Sumba adalah sektor pariwisata,” kata Etmundus.
Etmundus menuturkan, para pebalap sepeda akan star dari Kupang menggunakan kapal laut Dharma Kartika menuju Sumba Timur. Di sana, pebalap akan nginap di Piarakuku.
Selanjutnya, tanggal 15 September 2015, peserta Tour De EnTeTe akan star dari Piarakuku menuju Sumba Barat Daya. Menariknya, Sumba Barat Daya menjadi salah satu kabupaten yang dijadikan sebagai titik finish, tepatnya di Lapangan Galatama.
Menurutnya, akan ada 3 kegiatan besar lainnya yang akan disiapkan oleh panitia dititik finish, yakni gala dinner, atraksi budaya dan pameran UMKM.
“Jadi akan star mulai dari Kupang menuju Belu, terus dari Belu kembali ke Kupang. Dari Kupang menggunakan Dharma Kartika menuju Sumba Timur. Di Sumba Timur mereka(pebalap) akan nginap di Piarakuku. Besoknya akan star dari sana menuju Sumba Barat Daya tanggal 15 September dan finisnya di Lapangan Galatama,” tuturnya.
“Besoknya lagi akan berangkat ke Flores Timur lewat Bandara Lende Kalumbang menggunakan pesawat Hercules. Dari Flores Timur ke Labuan Bajo. Titik finis itu tidak semua di kabupaten, hanya beberapa kabupaten saja. Sedangkan kabupaten-kabupaten lain hanya dilalui oleh peserta lomba,” tuturnya lagi.
Dengan menjadi salah satu kabupaten tempat finish, Etmund meminta seluruh pihak, khususnya pihak kecamatan yang akan dilintasi para peserta lomba supaya bersama-sama menjaga ketertiban serta keselamatan para pebalap.
Ia juga mengarahkan seluruh panitia supaya menyedikan menyediakan posko Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk para peserta.***
Tinggalkan Balasan