Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemerintah SBD Habiskan Rp2,3 Miliar Untuk Alat Usaha Produktif Guna Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat

Rian Marviriks Storintt.id
Bantuan itu dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat dalam meningkatkan pendapatan ekonomi, khususnya dalam sektor usaha perbengkelan, pertukangan, pertambangan batu putih dan tenun ikat.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Nakertrans) habiskan anggaran Rp2,3 miliar lebih untuk mendukung peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat diberbagai sektor. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum(DAU) tahun 2025.

Sementara, bantuan tersebut akan menyasar puluhan kelompok meubeler, perbengkelan, tenun, perkiosan, dan bantuan mesin pemotong batu putih.

Untuk diketahui, dari anggaran itu dimanfaatkan untuk pengadaan bantuan terhadap 97 kelompok yang menjadi prioritas program Bupati, termasuk Pokok Pikiran(Pokir) DPRD Sumba Barat Daya, NTT.

Pantauan storintt.id, Kamis(12/03/2026), bantuan-bantuan tersebut resmi disalurkan secara langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla kepada kelompok penerima manfaat.

Dan juga bantuan Pokir DPRD juga diserahkan oleh Wakil Ketua I, Thomas Tanggu Dendo, Wakil Ketua II, Yusuf Bora bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.

Baca Juga  Diduga Kerja Abal-Abalan Dengan Habiskan Rp300 Juta; Itu bukan pokir DPRD

Bantuan tersebut berupa mesin skap, mesin somel kayu, mesin pahat, mesin bor, gergaji mesin, mesin amplas, mesin profil, kompresor angin dan lain sebagainya.

Bantuan itu dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat dalam meningkatkan pendapatan ekonomi, khususnya dalam sektor usaha perbengkelan, pertukangan, pertambangan batu putih dan tenun ikat.

Selain itu, juga untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran yang masih terbilang tinggi di daerah ini.

“Untuk bisa lebih produktif dalam mengembangkan usaha mereka, merubah hidup mereka, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga kita berpikir bagaimana uang yang ada ini kita gunakan sebaik mungkin untuk bisa menjawab persoalan masyarakat kita,” kata Bupati Ratu Wulla.

Baca Juga  Ujian PPPK Tahap II di Sumba Barat Daya Resmi Digelar, Kornelis Kodi Mete Peroleh 505 Poin

Untuk itu, Pemerintah dan DPRD Sumba Barat Daya akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan setiap program benar-benar diterima dan dirasakan oleh masyarakat.

Guna memastikan bantuan yang disalurkan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, Bupati Ratu Wulla meminta Dinas Nakertrans untuk melakukan monitoring dan evaluasi di setiap kelompok yang menerima bantuan tersebut.

“Hari ini kita serahkan bantuan di sini, kita mau ketemu langsung bapam mama, kita mau pastikan, benar tidak program sampai tidak di masyarakat. Bapak Ibu, angka kemiskinan yang cukup tinggi, angka pengangguran yang cukup tinggi, ini menjadi persoalan, sehingga berbagai upaya yang kita lakukan lewat program-program yang dilaksanakan untuk bisa kita keluar dari kemiskinan walau dengan keterbatasan anggaran,” katanya lagi.***

Tutup
error: Content is protected !!