Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Sumba Barat Daya: Pertumbuhan Ekonomi Naik 4,60 Persen

Rian Marviriks Storintt.id
Perekonomian masih ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, namun pertumbuhan perdagangan, transportasi, informasi dan komunikasi, industri pengolahan, serta akomodasi dan makan minum menunjukkan adanya proses diversifikasi ekonomi.

Memperkuat pengawasan internal, pengendalian pelaksanaan anggaran dan akuntabilitas. Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dapat dipertanggungjawabkan dan menghasilkan manfaat yang nyata.

Rancangan perubahan KUA dan perubahan PPAS tahun anggaran 2026 merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam merespons dinamika fiskal bijaksana. Kita menghadapi penurunan pendapatan, terutama akibat penyesuaian transfer, tetapi kita tidak kehilangan arah dan tidak kehilangan optimisme.

Di tengah tekanan tersebut, PAD justru tumbuh 14,61 persen miliar. Pertumbuhan ekonomi daerah telah menjadi Rp68,48 miliar.

Pertumbuhan ekonomi daerah telah mencapai 4,60 persen pada tahun 2025. Belanja modal meningkat 38,47 persen dalam proyeksi perubahan. Seluruh capaian dan kebijakan tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah terus mencari ruang untuk menjaga pembangunan dan kualitas pelayanan publik.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya memandang bahwa Rancangan perubahan KUA dan perubahan PPAS tahun anggaran 2026 harus menjadi instrumen bersama untuk menjaga momentum pembangunan, melindungi masyarakat, memperkuat fondasi ekonomi daerah dan mempersiapkan Sumba Barat Daya menjadi daerah yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.

Tutup
error: Content is protected !!