Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Sumba Barat Daya: Pertumbuhan Ekonomi Naik 4,60 Persen
Belanja Tidak Terduga diproyeksikan sebesar Rp714.319.000,- atau 28,57 persen dari yang dianggarkan pada APBD murni TA 2026.
Belanja Transfer diproyeksikan sebesar Rp132.832.333.535,- turun Rp76.123.965.765,- atau 36,43 persen dari yang dianggarkan pada APBD murni TA 2026.
Kenaikan Belanja Operasi terutama diarahkan untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan.
Belanja Barang dan Jasa meningkat menjadi Rp272.285.708.775,- antara lain untuk kebutuhan obat-obatan, barang yang diserahkan kepada masyarakat, layanan tenaga kesehatan, tenaga ahli, dukungan bagi PPPK paruh waktu, perencanaan dan pengawasan, serta kebutuhan pelayanan lainnya. Belanja Pegawai diproyeksikan sebesar Rp499.027.349.911,74.
Pemerintah Daerah tetap berkomitmen menjaga belanja pegawai secara terkendali dan sesuai ketentuan, sehingga ruang fiskal tetap tersedia untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Belanja Modal meningkat menjadi Rp35.487.861.458. Peningkatan ini merupakan sinyal positif bahwa di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Daerah tetap berupaya mempertahankan investasi publik, terutama pada peralatan dan mesin, jalan, penyediaan air bersih, serta aset tetap lainnya yang mendukung pelayanan dan produktivitas daerah.