Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Sumba Barat Daya: Pertumbuhan Ekonomi Naik 4,60 Persen

Rian Marviriks Storintt.id
Perekonomian masih ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, namun pertumbuhan perdagangan, transportasi, informasi dan komunikasi, industri pengolahan, serta akomodasi dan makan minum menunjukkan adanya proses diversifikasi ekonomi.

Kenaikan PAD dimaksud mencerminkan komitmen Pemerintah Daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, dengan tetap memperhatikan kepatutan, kemampuan masyarakat, kepastian hukum, serta kualitas pelayanan.

Dalam proyeksi Perubahan APBD, PAD meningkat dari Rp59.747.483.671, menjadi Rp68.478.283.305,- bertambah Rp8.730.799.634,- atau 14,61 persen.

Adapun rinciannya, pajak Daerah diproyeksikan sebesar Rp34.069.867.070,- atau 3,14 persen dari total yang dianggarkan di APBD murni TA 2026.

Retribusi Daerah diproyeksikan sebesar Rp23.905.154.656,- meningkat Rp5.855.530.570,- atau 32,44 persen dari total yang dianggarkan di APBD murni TA 2026.

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan diproyeksikan sebesar Rp7.010.724.517,- meningkat Rp469.298.607,- atau 7,17 persen dari total yang dianggarkan di APBD murni TA 2026.

Lain-lain PAD yang Sah diproyeksikan sebesar Rp3.492.537.062,- meningkat Rp1.369.421.657,- atau 64,50 persen dari total yang dianggarkan di APBD murni TA 2026.

Khusus Pendapatan Transfer diproyeksikan sebesar Rp835.302.633.773,70 turun Rp80.131.339.581,30 atau 8,75 persen.

Tutup
error: Content is protected !!