Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Sumba Barat Daya: Pertumbuhan Ekonomi Naik 4,60 Persen
Defisit tersebut ditutup melalui Penerimaan Pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA).
Penerimaan Pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp76.673.358.999,18 meningkat Rp61.144.148.158,18 atau 393,74 persen dibandingkan APBD murni sebesar Rp15.529.210.841,- .
Penggunaan SiLPA tersebut merupakan bagian dari penyesuaian struktur pembiayaan berdasarkan posisi riil hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Pengeluaran Pembiayaan tidak dialokasikan atau nihil. Dengan demikian, Pembiayaan Netto juga sebesar Rp76.673.358.999,18.
Kebijakan pemanfaatan Kembali SiLPA dilakukan untuk menjaga keseimbangan APBD dan memastikan sumber pembiayaan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan belanja daerah yang prioritas.
Kebijakan pembiayaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah berupaya menjaga kesehatan fiskal dengan tidak menambah beban pembiayaan baru tetapi memanfaatkan sumber pembiayaan yang tersedia secara terukur dan bertanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan pelayanan dan pembangunan.