Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ternyata DPP PAN Keluarkan Rekomendasi Kepada Dua Paket Untuk Pilkada SBD

Pada bulan Mei lalu, Samsi buka-bukaan bahwa DPP PAN mengeluarkan dua rekomendasi kepada dua paket untuk Pilkada SBD. (Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Ternyata DPP PAN keluarkan rekomendasi untuk dua bakal calon pada Pilkada SBD tanggal 21 Mei 2024 lalu.

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Ketua DPD PAN SBD, Samsi Pua Golo, Jumat(16/08/2024) ketika menghadiri acara penjemputan Paket Rakyat.

Dikesempatan itu, Samsi menyebut PAN sebagai partai pertama yang nyatakan dukungan terhadap pasangan Fransiskus Marthin Adilalo dan Yeremia Tanggu sebagai bakal calon baupati dan bakal calon wakil bupati periode 2024-2029.

“Bahwa PAN adalah partai pertama yang nyatakan dukungan kepada Paket Rakyat,” sebut Samsi.

Pada bulan Mei lalu, Samsi buka-bukaan bahwa DPP PAN mengeluarkan dua rekomendasi kepada dua paket untuk Pilkada SBD.

Baca Juga  Hasil Pilkada Sumba Barat Daya, Ratu Angga Menang Berdasarkan Data Masuk Dari 11 Kecamatan di Sirekap

“Tanggal 21 Mei rekomendasi keluar untuk dua paket. Satunya tidak boleh saya sebut nama. Salah satunya Paket Rakyat,” ucapnya di atas panggung ketika memberi sambutan.

Lebih lanjut, Wakil Ketua I DPRD SBD itu menerangkan, pada tanggal 05 Juni 2024 dirinya dipanggil ke Jakarta. Setelah di sana, DPP PAN memanggilnya untuk bertemu.

“Tanggal 05 Juni saya dipanggil ke Jakarta. Tanggal 06 Juni saya diminta untuk ke DPP untuk datang saja dulu. Sampai sana saya berbicara sedikit, kira-kira kita kasih rekomendasi kepada Paket Rakyat?” ujarnya lagi.

Menjawab pertanyaan itu, Samsi meminta supaya DPP PAN keluarkan SK jika Paket Rakyat dinilai sudah tepat.

Baca Juga  Penyediaan Bahan Baku MBG di SBD Masih Sangat Kurang

“Saya bilang kalau sudah pasti, keluarkan SK saya malas bolak balik. Sehingga saat itupun, DPW ada sakit dan cuti hanya untuk menyaksikan penyerahan SK B1-KWK,” imbuhnya.

Samsi pun menyebut dirinya mempunyai komunikasi yang cukup baik dengan DPP.

Pada momen penjemputan itu, ia juga menyebut bahwa sedang membawa SK B1-KWK. Namun karena bukan deklarasi, SK B1-KWK tidak diperlihatkan dihadapan pendukung Paket Rakyat.

“Jadi mohon maaf bukan berarti saya sepelehkan partai lain, saya komunikasi cukup baik dengan DPP. Dan hari ini saya ada bawa itu SK, tapi katanya jangan dulu karena ini belum deklarasi,” tuturnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!