Terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost Mengejutkan Dunia: Tidak Masuk Prediksi Sebagai Paus yang Dijagokan
TIMEXNTT – Umat Katolik Roma resmi memiliki Paus baru pasca konklaf di hari kedua yang diikuti oleh 133 Kardinal.
Pemungutan suara dilakukan sebanyak tiga kali sebelum Kardinal Robert Francis Prevost diputuskan sebagai Paus terpilih dengan nama Kepausan Paus Leo XIV.
Puluhan ribu umat Katolik yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus setia menunggu keluarnya asap putih melalui cerobong asap Kapel Sistina sebagai tanda terpilihnya Paus baru yang menggantikan mendiang Paus Fransiskus dalam memimpin umat Katolik Roma diseluruh dunia.
Namun demikian, ada hal menarik lainnya sebelum Konklaf resmi dilangsungkan.
Bagaimana tidak, sejumlah nama Kardinal yang mengikuti Konklaf diprediksi sebagai calon terkuat dalam mennggantikan Paus Fransiskus.
Mereka disebut-sebut sebagai calon Paus yang berpotensi besar untuk terpilih dalam memimpin gereja Katolik Roma diseluruh dunia.
Dalam prediksi ini, Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin asal Italia juga termasuk sebagai calon Paus paling terkuat.
Bukan hanya dia, dalam prediksi ini juga ada nama Kardinal dari Indonesia yang digadang-gadang punya peluang terpilih, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo.
Disisi lain, ada juga yang berspekulasi dan mengerucut terhadap empat Kardinal menjadi calon Paus yang paling berpeluang dipilih.
Adapun nama-nama Kardinal tersebut, diantaranya, Kardinal Peter Edo asal dari Hungaria. Kardinal Peter Turkson asal Ghana. Kardinal Luis Tagle berasal dari Filipina dan Kardinal Pietro Parolin asal dari Italia.
Selain itu, ada juga yang taruhan(judi) dengan jutaan dolar dalam mengunggulkan beberapa nama Kardinal.
Diantaranya, Kardinal Sekretaris Negara Vatikan Pietro Parolin diunggulkan dengan peluang menang 26 persen. Kardinal Luis Antonio Gokim Tagle dari Filipina 20 persen.
selanjutnya, Kardinal Peter Turkson dari Ghana peluang menang 7 persen. Kardinal Matteo Zuppi, dari Italia 11 persen.
Kemudian, Kardinal Pierbattista Pizzaballa yang baru dilantik juga dari Italia 9 persen. Terakhir, Kardinal Péter Erdő dari Hungaria dengan peluang menang 8 persen.
Kendati banyak prediksi dan taruhan dalam pemilihan Paus yang baru, nama Kardinal Robert Francis Prevost tidak masuk dalam bursa sebagai calon Paus yang dijagokan.
Siapa menyangka? Sejumlah Kardinal yang diprediksi dan dinilai berpotensi menjadi Paus malah tidak terpilih.
Tentunya, terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost menjadi hal yang mengejutkan dunia lantaran ia diputuskan sebagai Paus pertama dari Amerika Serikat tanpa dugaan umat Katolik Roma diseluruh dunia. Sejumlah spekulasi pun meleset.
Berdasarkan beberapa sumber lain yang ditelusuri, Kardinal Robert Francis Prevost pernah diramal menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat. Cerita ini dikisahkan sendiri oleh saudaranya, John Prevost.***
Tinggalkan Balasan