Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Unitri Malang Perpanjang PKS dan MoU Bersama Pemerintah Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka menyebut hal ini sebagai suatu kehormatan sekaligus momentum strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terbangun dengan baik.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang melakukan penandatanganan perpanjangan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, Senin(18/05/2026).

Kerja sama ini telah dimulai sejak penandatanganan pada November 2021 disebut telah menjadi fondasi penting bagi upaya bersama dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Untuk diketahui, sejak angkatan 2022 sampai dengan 2025 terdapat 175 mahasiswa asal Kabupaten Sumba Barat Daya yang menempuh pendidikan di UNITRI. Dari jumlah tersebut, 99 mahasiswa menerima beasiswa 100 persen atau 56,6 persen, dan 41 mahasiswa menerima beasiswa 50 persen atau 23,4 persen. Dengan demikian, total penerima beasiswa mencapai 140 mahasiswa atau 80,0 persen dari seluruh mahasiswa asal Sumba Barat Daya.

Data tersebut menunjukkan bahwa keberpihakan terhadap akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Sumba Barat Daya telah berjalan secara nyata. Angka ini tidak hanya mencerminkan besarnya dukungan UNITRI, tetapi juga memperlihatkan bahwa kerja sama yang terbangun selama ini telah menghasilkan manfaat konkret.

Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka menyebut hal ini sebagai suatu kehormatan sekaligus momentum strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terbangun dengan baik.

Menurutnya, Pembangunan daerah pada hakikatnya membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia(SDM).

Baca Juga  Respon Rektor UNITRI Malang Soal MBG Masuk Kampus

“Dalam konteks tersebut, sinergi antara Pemerintah Daerah dan institusi pendidikan tinggi memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatkan kualitas pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia, serta percepatan pembangunan daerah berkelanjutan,” kata Wakil Bupati, Angga Kaka.

Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya memandang bahwa perpanjangan nota kesepahaman(MoU) dan pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama(PKS) pada hari ini merupakan langkah penting dan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kemitraan yang produktif, terarah, dan berkesinambungan.

Dengan kehadiran perguruan tinggi sebagai mitra strategis, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya meyakini akan memberikan kintribusi positif dalam menghadirkan berbagai gagasan, inovasi dan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Saya berharap kerja sama ini tidak bersifat serimonial semata, melainkan dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata, khususnya dalam peningkatan akses pendidikan bagi putera-putri daerah,” harap Wakil Bupati.

Sementara itu, Rektor Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Prof.Dodi Wirawan Irawanto mengatakan, momentum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Baca Juga  Jalan Ombarade - Kalembu Tillu Sudah Dikerjakan, Bupati Ratu Wulla Minta Kontraktor Kerja Profesional

Ia menyebut Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi besar, baik dari sisi budaya, sumber daya alam, maupun kekuatan sosial masyarakatnya.

“Atas nama keluarga besar Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, disampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya atas sambutan hangat, kepercayaan, serta hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini,” kata dia.

Namun, seluruh potensi itu akan berkembang lebih optimal apabila ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang terdidik, adaptif, memiliki integritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Karena itu, kata dia, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga manusia-manusia unggul yang dapat menjadi penggerak perubahan di daerahnya sendiri.

Dalam konteks itulah, masih kata dia, Universitas Tribhuwana Tunggadewi memandang kerja sama ini sebagai bentuk komitmen nyata untuk ikut mengambil bagian dalam pengembangan SDM Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Melalui akses pendidikan tinggi, pembinaan karakter, penguatan kompetensi, dan pengembangan kepemimpinan, UNITRI ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan daerah,” katanya lagi.

 

 

Tutup
error: Content is protected !!