Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

CATATAN REDAKSI! Tersisa 2 Hari Kesempatan Kepala Desa Panenggo Ede Bereskan Temuan, Apakah Diberhentikan?

Masyarakat bukan hanya menyoroti pekerjaan-pekerjaan Marten Mete dalam menggunakan dana desa, ia juga disorot ketika memiliki satu unit mobil sejak ia menjabat sebagai Kepala Desa Panenggo Ede.(Penampakan Mobil Kepala Desa Panenggo Ede/Dokpri Rian Marviriks)

Theofilus pun menyoroti soal keterbukaan informasi publik di Desa Panenggo Ede. Sebab, mulai dari struktur desa hingga papan informasi tentang program-program desa tidak tampak terlihat.

Anehnya, Kepala Desa Panenggo Ede dengan santai menjawab semua pertanyaan yang dicecar tanpa mengantongi data hingga memantik suasana sedikit memanas.

Theofilus juga memanggil Bendahara dan Sekretaris Desa untuk mendalami lebih jauh tentang penggunaan dana desa di Desa Panenggo Ede.

Baca Juga  Kades Walla Ndimu Diduga Tilap Dana Desa, Sarinah; Berhentikan saja, semua fiktif

Dikesempatan itu juga, Bendahara dan Sekretaris kompak mengakui bahwa segala bentuk penggunaan dana desa hanya diketahui oleh Kepala Desa Panenggo Ede, Marten Mete.

Mereka juga mengaku bahwa tugas-tugas mereka di ambil alih oleh kepala desa. Kecuali pada saat diminta menandatangani administrasi untuk kepentingan pencairan.

Baca Juga  10 Kriteria Pemimpin yang Baik, Apakah Ada Calon Bupati SBD yang Memiliki Kriteria ini?

Mendengar pengakuan Bendahara dan Sekretaris, Theofilus menyebut bahwa segala permasalahan di Desa Panenggo Ede merupakan ulah kepala desa.

Dengan begitu, ia mendorong DPRD Sumba Barat Daya untuk bersama-sama dalam mencermati aturan yang ada guna melakukan pemberhentian sementara hingga kepala desa menyelesaikan temuan-temuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!