Masyarakat Wewewa Barat SBD Dikejutkan Dengan Penemuan Mayat di Lahan Kebun, Diduga Korban Pembunuhan
TIMEXNTT – Masyarakat Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya dikejutkan dengan penemuan mayat di lahan kebun, Senin(29/07/2024) sore tadi. Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di Desa Weekombak, Kecamatan Wewewa Barat.
Diketahui, korban tersebut bernama Martinus Dappa Ndodda yang merupakan warga Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, SBD, NTT.
Hingga saat ini, jenazah sudah diambil oleh pihak keluarga dan di bawa ke Rumah Sakit Karitas untuk dilaksanakan Visum dengan disaksikan oleh kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun timexntt.id, Martinus Dappa Ndoda berangkat dari rumahnya pagi tadi sekitar pukul 07.00 WITA untuk pergi berkunjung ke rumah pamannya yang berada di Desa Weekombak, Kecamatam Wewewa Barat.
Namun demikian, kabar mengejutkan datang menghampiri adik Martinus Dappa Ndoda yang mana Martinus Dappa Ndoda sekira pukul 15.00 WITA sore tadi ditemukan tak bernyawa di kebun jagung dan diduga karena pembunuhan.
Berselang beberapa menit kemudian, Babinsa dan Babinkamtibmas tiba di Tempat Kejadian Perkara(TKP) guna melakukan pengamanan dan evakuasi korban.
Dikabarkan, korban Martinus Dappa Ndoda mengalami luka di kepala sebelah kiri atas telinga dan pelipis kiri hingga ke leher sebelah kiri dan kanan nyaris putus. Dampaknya, Martinus Dappa Ndoda harus kehilangan nyawa.
Selain itu, dikabarkan pula 1 unit rumah masyarakat Wewewa Barat di bakar oleh keluarga korban namun api sudah bisa di padamkan oleh masyarakat bersama aparat keamanan.
Disisi lain, sempat terjadi insiden serangan balasan kepada pihak keluarga korban kepada pihak yang di duga pelaku pembunuhan dengan melakukan pembakaran rumah. Namun Babinsa bersama kepolisian setempat berhasil mengendalikan situasi.
Sementara itu, salah satu warga yang di duga pelaku telah diamankan sedangkan yang lainnya masih di lakukan pencarian oleh Polsek Wewewa Barat.
Hingga berita ini ditayangkan, motif pembunuhan belum di ketahui dan masih di dalami oleh pihak kepolisian setempat.***
Tinggalkan Balasan